Aturan Baru AS, Trump Bisa Ancam Pembeli Minyak Rusia kena Tarif 100%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kongres AS telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) sanksi luas yang memberikan Presiden AS, Donald Trump, wewenang untuk memberlakukan tarif hingga 100 persen terhadap pembeli minyak dan gas Rusia, termasuk China dan India. RUU ini bertujuan memutus aliran pendapatan yang diduga mendanai perang Rusia di Ukraina. DPR mengesahkan aturan ini dengan suara 262-159, sementara Senat sebelumnya menyetujuinya dengan 86 suara berbanding 11. Trump diharapkan akan menandatangani undang-undang ini menjadi hukum.
RUU ini tidak hanya menargetkan sektor energi dan pertahanan, tetapi juga Presiden Rusia Vladimir Putin, pejabat senior, dan "armada bayangan" kapal tanker yang digunakan untuk mengelak sanksi Barat. Dukungan dari sebagian besar anggota Partai Demokrat, meskipun kritik dari sejumlah pejabat partai, membantu RUU lolos. Pendukungnya berargumen bahwa tekanan ekonomi yang lebih keras penting mengingat perang di Ukraina telah berlangsung lima tahun tanpa solusi damai.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak agar sanksi ini segera diterapkan untuk memaksa Moskow bernegosiasi. Aktivis pro-Ukraina menyambut positif penetapan sanksi ini, berharap dapat menghentikan aliran dana ke kas militer Rusia. Setiap hari penundaan, kata mereka, berarti korban tambahan di Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 17.43
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.34
Usai Menang Pemilu, AfD Tekan Pemerintah Jerman Setop Bantuan Ukraina
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 11.49
Baru Diberi Gelar Pahlawan oleh Putin, Jenderal Rusia Tewas Diserang Drone Ukraina
Detik.com · 17 September 2026 pukul 03.03
Serangan Rusia Hantam Gedung Milik Mantan Studio TV Zelensky
Berita terkait
Trump Peringatkan Ukraina: Jangan Serang Rusia, Dunia Bisa Dirugikan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.11
Putin Telepon Trump, Nihil Akhiri Perang Ukraina-Tak Akan Agresif ke Eropa
Detik.com · 9 September 2026 pukul 04.57
Menantu Trump Bertemu Putin, Bahas Langkah Akhiri Perang Ukraina
Detik.com · 6 September 2026 pukul 17.21
Boikot Gagal, Trump Sambut Rusia di G20 meski Uni Eropa Ngamuk
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 07.24