Usai Menang Pemilu, AfD Tekan Pemerintah Jerman Setop Bantuan Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberikan bantuan militer kepada Ukraina demi menjaga kebebasan Eropa. Namun, posisi ini mendapat tekanan kuat dari partai Alternatif untuk Jerman (AfD) yang baru saja memenangkan pemilu di Sachsen-Anhalt dengan 44% suara. AfD mendesak penghentian bantuan, mendorong perundingan damai dengan Rusia, serta meminta pemulihan pasokan gas alam murah dari Rusia untuk mengatasi beban ekonomi domestik.
Sentimen penolakan bantuan militer terlihat lebih kuat di wilayah Jerman Timur dibandingkan Barat, di mana 54% warga Timur menganggap bantuan tersebut berlebihan. Meskipun survei menunjukkan peningkatan skeptisisme publik secara umum (mencapai 42%), pemerintah Jerman menyatakan tetap pada kebijakannya dan belum ada tanda-tanda peninjauan ulang strategi dukungan terhadap Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.53
Aturan Baru AS, Trump Bisa Ancam Pembeli Minyak Rusia kena Tarif 100%
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 11.49
Baru Diberi Gelar Pahlawan oleh Putin, Jenderal Rusia Tewas Diserang Drone Ukraina
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.30
Rusia Coba Serang Pesawat Presiden Zelenskyy dengan Drone sebanyak 2 Kali
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.31
NATO Tembak Jatuh Drone Misterius Dekat Perbatasan Rusia, Milik Putin?
Berita terkait
Sikap Pemerintah Jerman yang Anti-Rusia Dorong Kemenangan Besar bagi AfD
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 03.30
Anggota Parlemen Rusia Desak Putin Gunakan Bom Nuklir untuk Paksa Ukraina Menyerah
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 10.24
Bocor! Bos CIA Diam-Diam Terbang ke Moskow Temui Pejabat Rusia
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.05
Jerman Hadapi Ancaman Perang Besar, Pemerintah sedang Bersiap
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.00