Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Awal Perdagangan, Rupiah Balik Arah Menguat ke Level Rp17.925 per USD

Nilai tukar rupiah menguat di awal perdagangan Jumat (2/10/2026), dibuka di level Rp17.925 per USD, naik 0,08% dari penutupan sebelumnya di Rp17.940. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan bergerak luktuif dan berpotensi melemah di akhir perdagangan, berada dalam rentang Rp17.960 hingga Rp18.030. Pelemahan ini didorong oleh aktivitas manufaktur Indonesia yang kembali memasuki zona ekspansi pada September 2026.

PMI Indonesia mencapai 52,4 pada September 2026, menandakan ekspansi dan menjadi tertinggi sejak Februari 2026 setelah sebelumnya berada di zona kontraksi pada Agustus dengan nilai 49,8. Data ini menunjukkan pemulihan sektor manufaktur yang mendukung sentimen ekonomi.

Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$3,55 miliar pada Agustus 2026, didorong oleh ekspor sebesar US$26,61 miliar yang melampaui impor US$23,06 miliar. Ekspor naik 6,72% secara tahunan, termasuk peningkatan signifikan pada komoditas nikel (51,67%) dan aluminium (206,78%).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait