Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!

Nilai tukar rupiah melemah hingga menyentuh Rp18.000/US$, melampaui asumsi APBN 2026. Tekanan berasal dari faktor eksternal berupa ketegangan geopolitik yang memicu inflasi dan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada September 2026.

Faktor domestik utama adalah rekor defisit transaksi berjalan (CAD) pada kuartal II-2026 sebesar US$ 12,5 miliar (3,3% PDB), tertinggi sejak 2004. Hal ini dipicu oleh penurunan drastis surplus neraca barang dari US$8,21 miliar menjadi US$1,32 miliar akibat lonjakan impor barang sebesar 23,87%. Selain itu, defisit neraca jasa mencapai rekor terendah sebesar US$5,89 miliar karena pembayaran layanan asing meningkat lebih cepat daripada pendapatan jasa Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait