Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Bakal Impor Minyak Mentah dengan Harga Murah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mengimpor minyak mentah dari luar negeri dengan pertimbangan utama harga yang lebih murah. Indonesia masih membutuhkan sekitar 1 juta barel minyak mentah per hari untuk memenuhi konsumsi nasional sebesar 1,6 juta barel per hari. Bahlil menekankan agar impor tidak membebani APBN atau rakyat, sehingga pemerintah mencari sumber dengan harga terbaik dan termurah.

Awalnya, pemerintah mempertimbangkan impor dari Afrika seperti Angola, namun harga minyak dari sana dinilai lebih mahal. Setelah bernegosiasi, pemerintah akhirnya memilih untuk mengimpor minyak mentah dari Rusia karena harganya lebih menguntungkan. Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tetap menjaga ketersediaan minyak mentah yang aman, termasuk dari Rusia, dan tidak tergantung pada satu negara saja.

Dalam proses negosiasi dengan pihak Rusia, Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia menegakkan mazhab politik dan ekonomi bebas aktif, sehingga tidak ada negara yang dapat mengintervensi kebijakan energi Indonesia. Ia juga melaporkan keputusan ini ke Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kebijakan sumber energi tetap pasti dan terjangkau meski menghadapi geopolitik global yang tidak menentu.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait