Bahlil Siapkan Kontrak Jangka Panjang Beli Minyak Mentah Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316149/original/025928800_1785915556-1000398548.jpg)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah sedang menyiapkan kontrak jangka panjang untuk pembelian minyak mentah dari Rusia. Tahap pertama impor minyak tersebut sudah selesai dan tiba di Indonesia, sementara tahap lanjutan sedang dalam proses. Pemerintah menekankan bahwa proses ini dilakukan secara langsung oleh negara, bukan oleh Pertamina, dan dikoordinasikan oleh Lemigas di bawah Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.
Bahlil menjelaskan bahwa tujuan utama impor minyak ini adalah untuk menjaga ketahanan energi nasional dan kepentingan rakyat. Setelah minyak masuk ke Indonesia, pemerintah akan menentukan alokasinya. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tetap menjaga kemandiriannya dan tidak akan menerima intervensi dari negara lain. Sebelumnya, pemerintah telah berhasil mendatakan 770.000 barel minyak mentah dari Rusia.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan bahwa minyak impor dari Rusia akan digunakan sebagai cadangan penyangga energi nasional. Pemerintah berencana untuk mendatangkan total 150 juta barel minyak dari Rusia, sebagai bagian dari kesepakatan yang diselaraskan setelah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Bahlil menolak mengungkapkan harga pasti pembelian minyak tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.35
Bahlil Sebut RI Proses Impor Minyak Rusia Tahap 2
Berita terkait
Impor Minyak Mentah dari AS Tunggu Ratifikasi Dokumen Tarif Resiprokal
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.19
Bahlil Bakal Impor Minyak Mentah dengan Harga Murah
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 06.54
India Terus Beli Minyak dari Rusia, Kini Terancam Kena Tarif 100% oleh Trump
kumparan · 19 September 2026 pukul 07.15
Bahlil: Pasokan Minyak Mentah Nasional Aman, Termasuk dari Rusia
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.58