Bahlil Buka Suara soal Pembatasan Pertalite Pakai Desil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pembatasan pembelian Pertalite untuk kelompok masyarakat desil 9 dan 10 mas masih dalam tahap pengkajian. Pemerintah ingin memastikan data kelompok desil yang akurat agar subsidi BBM tepat sasaran dan tidak menyulitkan masyarakat kurang mampu. Bahlil menekankan bahwa data desil saat ini masih dianggap kurang sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat, sehingga perlu diverifikasi lebih dulu sebelum kebijakan ini diterapkan.
Sebagai langkah terkait, pemerintah sedang menghitung rencana kenaikan kuota BBM subsidi Pertalite akibat lonjakan harga Pertamax yang mendorong sebagian konsumen beralih dari BBM nonsubsidi ke Pertalite. Bahlil menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM dunia sempat memicu banyak orang beralih dari RON 92 ke RON 90 (Pertalite), sehingga mempengaruhi kuota penggunaan BBM bersubsidi.
Meskipun masih menghitung kemungkinan penambahan kuota subsidi, Bahlil memastikan bahwa harga jual Pertalite tidak akan dinaikkan setidaknya hingga Desember 2026. Namun, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax akan tetap disesuaikan dengan harga pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Warga Beralih ke Pertalite, Bahlil Hitung Potensi Kelebihan Kuota Subsidi
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 19.11
Apapun yang Terjadi, Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik hingga Akhir 2026
Berita terkait
Desil 9 dan 10 Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Presiden
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 19.52
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Juga Akan Mengacu Jenis Kendaraan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.05
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Bakal Mengacu Jenis Kendaraan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.59
Pertalite untuk Desil 10 Bakal Dibatasi, Purbaya Bocorkan Waktunya
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.53