Warga Beralih ke Pertalite, Bahlil Hitung Potensi Kelebihan Kuota Subsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314370/original/079383700_1785744557-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396567.jpg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi pemerintah masih menghitung potensi kelebihan penyaluran Pertalite pada 2026 akibat fenomena migrasi konsumsi dari Pertamax ke Pertalite. Lonjakan konsumsi ini dipicu oleh kenaikan harga BBM non-subsidi yang menyusul kenaikan harga minyak dunia. Pada Juli 2026, rata-rata konsumsi Pertalite mencapai 85.589 kiloliter per hari, naik 12% dibanding periode sebelumnya. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan, disparitas harga yang lebar antara BBM subsidi dan non-subsidi menjadi faktor utama masyarakat beralih ke Pertalite. Harga Pertalite tetap dijaga di Rp10.000 per liter, sementara Pertamax naik ke Rp16.250, Pertamax Green Rp17.000, dan Pertamax Turbo Rp20.750 per liter sejak 10 Juni 2026.
Bahlil menegaskan komitmen pemerintah menjaga harga Pertalite tidak dinaikkan hingga Desember 2026, sementara harga BBM non-subsidi disesuaikan dengan mekanisme pasar. Lonjakan konsumsi Pertalite tercatat di hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, Jawa-Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Meski beberapa provinsi melebihi alokasi rata-rata harian, BPH Migas memastikan stok nasional tetap aman dan kuota yang tersedia masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Pemerintah terus memantau dinamika global terkait kenaikan harga minyak dan dampaknya pada konsumsi BBM. BPH Migas akan terus menghitung potensi oversupply Pertalite untuk memastikan kebijakan subsidi tetap efisien dan tidak memberikan beban berlebih pada negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 19.11
Apapun yang Terjadi, Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik hingga Akhir 2026
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Bahlil Targetkan Lifting Minyak Naik Jadi 612.500 Barel per Hari pada 2027
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.43
Bahlil Buka Suara soal Pembatasan Pertalite Pakai Desil
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.54
Kemenperin Pede Motor Listrik Tetap Laku Meski Subsidi Cuma Rp 3 Juta
Berita terkait
Bahlil: yang Sudah Kaya Jangan Mengambil Hak Rakyat
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.15
Bahlil Masih Godok Larangan Orang Kaya Beli Pertalite: Jangan Ambil Hak Rakyat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.41
Bahlil Temui Purbaya Bahas Larangan Beli Pertalite Buat Golongan Ini
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.42
Tunggu Data Valid, Pemerintah Kaji Batasi Pertalite untuk Desil 9–10
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.45