Bahlil: Total Pemakaian BBM Subsidi RI Capai 80 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemakaian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia mencapai 80 persen, sementara BBM non-subsidi hanya 20 persen. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (3/8).
Bahlil menjelaskan harga BBM non-subsidi mengikuti harga minyak mentah dunia. Jika harga minyak dunia turun, harga BBM non-subsidi per liter ikut turun, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, harga BBM non-subsidi bergantung pada kondisi geopolitik dunia.
PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga BBM non-subsidi per 1 Agustus. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan penyesuaian harga mengikuti tren harga rata-rata minyak dunia dan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan, serta memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional. Tiga kategori Pertamax turun: Pertamax Turbo menjadi 18.300 per liter, Pertamax Green 95 menjadi 16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) menjadi 15.950 per liter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Punya Arahan Khusus soal Harga BBM Bersubsidi
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 14.48
Jawaban Bahlil soal Kemungkinan Kenaikan Harga BBM Subsidi
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.45
Harga BBM Non Subsidi Bulan Agustus Resmi Turun, Bahlil Buka Suara
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.26
Harga Pertamax Turun, Bahlil Buka Suara
Berita terkait
Pertamax Rp 15.950/Liter, Cek Daftar Harga Terbaru BBM di SPBU Pertamina
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 05.55
Pertamina Tengah Uji Sistem Digital Pembatasan Pengguna Pertalite
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.30
Mobil Mewah Dilarang Nenggak BBM Subsidi, Pembelian Pertalite Dibatasi Sebelum Akhir 2026
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 20.11
Prabowo Puji Bahlil Tak Naikkan Harga BBM:Negara Lain Panik, RI Cool
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 17.52