Harga BBM Non Subsidi Bulan Agustus Resmi Turun, Bahlil Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga BBM non-subsidi resmi turun pada Agustus 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan penurunan ini akibat melemahnya harga minyak mentah dunia. Harga BBM non-subsidi mengikuti harga pasar, yaitu Indonesian Crude Price (ICP). ICP Juni 2026 ditetapkan US$83,45 per barel, turun dari US$106,56 per barel pada bulan sebelumnya. Bahlil menjelaskan badan usaha penyedia BBM melakukan koreksi harga setelah mempertimbangkan kondisi pasar.
Bahlil menegaskan harga BBM subsidi tidak akan berubah. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM subsidi meski terjadi gejolak harga energi global. Sekitar 80% konsumsi BBM nasional merupakan BBM bersubsidi yang menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan 20% sisanya adalah BBM non-subsidi yang umumnya dikonsumsi kelompok berpenghasilan lebih tinggi.
Arah harga BBM non-subsidi ke depan masih bergantung pada perkembangan geopolitik global yang memengaruhi harga minyak mentah dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 14.48
Jawaban Bahlil soal Kemungkinan Kenaikan Harga BBM Subsidi
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.26
Harga Pertamax Turun, Bahlil Buka Suara
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.35
Bahlil: Total Pemakaian BBM Subsidi RI Capai 80 Persen
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.42
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo Harga BBM Subsidi Tak Naik
Berita terkait
Besok Harga Terbaru BBM, Bahlil Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
kumparan · 30 September 2026 pukul 17.20
Harga BBM Bakal Disesuaikan Besok 1 Oktober? Ini Kata ESDM
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 08.05
Minyak Dunia Mendidih, Sinyal Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Pertamina Makin Kuat
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.59
Minyak Dunia Melonjak, ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.30