Bahlil Ungkap Alokasi Minyak Tanah Naik pada 2027: Indonesia Timur Masih Butuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336760/original/093981300_1788175253-13760.jpg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan alokasi subsidi minyak tanah naik menjadi 561.000 KL pada APBN 2027 dari 530.000 KL pada 2026. Kenaikan ini didasari pada masih banyaknya masyarakat di Indonesia Timur, termasuk Maluku, Papua, dan beberapa wilayah Sulawesi yang belum menggunakan LPG. Bahlil menegaskan ini sebagai bentuk keadilan sosial bagi masyarakat yang masih tergantung minyak tanah. Sementara itu, kenaikan asumsi ICP (US$ 75/barel) dan penyesuaian nilai tukar rupiah (Rp 17.500/US$) juga berkontribusi pada lonjakan subsidi energi. Pagu subsidi energi diproyeksikan mencapai Rp 272,9 triliun pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Bahlil Targetkan Lifting Minyak Naik Jadi 612.500 Barel per Hari pada 2027
Berita terkait
Bahlil Ungkap Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Hampir Tuntas
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 21.20
Uji Coba Tahap Akhir, Bahlil Bakal Kenalkan CNG Pengganti LPG Agustus
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 20.48
Bahlil: Anggaran Operasional ESDM 12 Persen dari Pagu 2027
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.01
HighEnd dan Wahana Visi Indonesia Galang Dukungan untuk Anak-anak di Indonesia Timur
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 20.55