Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil: Anggaran Operasional ESDM 12 Persen dari Pagu 2027

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa anggaran operasional Kementerian ESDM pada tahun 2027 hanya 12 persen dari total pagu sebesar Rp27,37 triliun. Sisanya, yakni 82 persen atau Rp22,51 triliun, dialokasikan untuk program kerakyatan, sementara 5 persen atau Rp1,31 triliun digunakan untuk kegiatan publik nonfisik. Bahlil menekankan bahwa langkah ini dilakukan untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto agar anggaran pemerintah lebih ditujukan bagi kepentingan masyarakat, termasuk pengurangan biaya perjalanan dinas dan rapat-rapat yang dianggap berlebihan.

Dalam rancangan anggaran tersebut, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi mendapatkan alokasi terbesar sebesar Rp11,34 triliun, yang akan digunakan untuk pembangunan pipa gas dari Sumatera hingga Jawa serta jaringan gas rumah tangga (jargas). Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan impor LPG. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mendapatkan alokasi kedua terbesar, yakni Rp10,45 triliun. Direktorat Jenderal EBTKE memperoleh Rp1,82 triliun, Badan Pengembangan SDM Rp874,90 miliar, dan Badan Geologi Rp774,83 miliar.

Beberapa unit eselon I juga mendapat alokasi anggaran, seperti Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Rp702,53 miliar), BPH Migas (Rp474,43 miliar), Sekretariat Jenderal (Rp537,91 miliar), Inspektorat Jenderal (Rp122,46 miliar), Direktorat Jenderl Penegakan Hukum (Rp89,38 miliar), Sekretariat Dewan Energi Nasional (Rp81,47 miliar), dan BPMA Aceh (Rp109,3 miliar).

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait