Bandara Kertajati Bakal Dijadikan Bengkel hingga Pangkalan Pesawat Tempur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan rencana pengembangan Bandara Kertajati menjadi pusat pemeliharaan pesawat, yakni fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), sekaligus pangkalan TNI Angkatan Udara. Bandara ini akan digunakan untuk menyimpan berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat angkut hingga pesawat tempur, mendukung kebutuhan operasional yang diproyeksikan akan bertambah di masa mendatang. Sjafrie membuka peluang kerja sama teknis dengan negara sahabat untuk pengelolaan MRO, namun menekankan pentingnya penggunaan sumber daya manusia dalam negeri. Saat ini, TNI AU sudah bekerja sama dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dalam modernisasi C130 Hercules, dan ke depan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) juga akan terlibat. Untuk jet tempur Rafale F4 dari Prancis yang baru diterima, perawatannya direncanakan dilakukan di dalam negeri melalui GMF maupun PTDI, sekaligunya Indonesia dapat mandiri dalam perawatan pesawat miliknya.
Bagikan
Berita terkait
GMF Rampungkan Modernisasi C-130 Hercules TNI AU, Perpanjang Usia Pakai 20 Tahun
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 11.59
5 Pesawat TNI AU Terbang Membawa 65 Ton Bantuan Logistik ke NTT
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.32
TNI AU Kerahkan 6 Pesawat, Angkut Logistik ke Korban Gempa NTT
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
Lima pesawat bawa 65 ton bantuan ke NTT pada hari kelima
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 08.38