Bandara Kertajati Bakal Dijadikan Bengkel hingga Pangkalan Pesawat Tempur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan rencana pengembangan Bandara Kertajati menjadi pusat pemeliharaan pesawat, yakni fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), sekaligus pangkalan TNI Angkatan Udara. Bandara ini akan digunakan untuk menyimpan berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat angkut hingga pesawat tempur, mendukung kebutuhan operasional yang diproyeksikan akan bertambah di masa mendatang. Sjafrie membuka peluang kerja sama teknis dengan negara sahabat untuk pengelolaan MRO, namun menekankan pentingnya penggunaan sumber daya manusia dalam negeri. Saat ini, TNI AU sudah bekerja sama dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dalam modernisasi C130 Hercules, dan ke depan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) juga akan terlibat. Untuk jet tempur Rafale F4 dari Prancis yang baru diterima, perawatannya direncanakan dilakukan di dalam negeri melalui GMF maupun PTDI, sekaligunya Indonesia dapat mandiri dalam perawatan pesawat miliknya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.01
Bandara Kertajati Bakal Jadi Pangkalan dan Bengkel Pesawat TNI AU, Dukung Operasional
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.27
Kemhan Siapkan Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Pesawat Tempur TNI AU
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 22.23
Kertajati Bakal Jadi Pangkalan dan Fasilitas Perawatan Pesawat TNI AU
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.31
Menhan Sjafrie: Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU
Berita terkait
Populer: BI Tahan Suku Bunga 5,75%; Bandara Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 05.00
Selain Hercules, GMF Juga Mampu Lakukan MRO A400M sampai Rafale
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 14.18
FL Technics Indonesia Jadi Rekan Eksklusif GE Aerospace
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.20
Modal BIJB Kertajati Melonjak dari Rp 2,5 Triliun Jadi Rp 8 Triliun
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.40