Modal BIJB Kertajati Melonjak dari Rp 2,5 Triliun Jadi Rp 8 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati akan melonjak modal dasarnya dari Rp 2,5 triliun menjadi Rp 8 triliung melalui penyertaan modal tambahan berupa kas dan aset tanah (inbreng) di area strategis kawasan bandara. Kenaikan modal ini disetujui DPRD Jawa Barat melalui Raperda Perubahan Kedua Perda Nomor 22 Tahun 2013 dan menjadi fondasi hukum sebelum Pemprov Jabar mengucurkan tambahan modal. Penguatan struktur permodalan bertujuan mempercepat performa operasional bandara yang menjadi pilar transportasi nasional dan pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning. Dengan modal Rp 8 triliun, BIJB diharapkan dapat lebih lincah dalam menggaet mitra strategis, mengembangkan kawasan aerocity, serta memperkuat konektivitas udara secara berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
BKPM: Investasi Hijau Indonesia Tembus Rp 1.010 Triliun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 13.15
Kecelakaan Marak, Kemenhub Gelontorkan Rp10,9 Triliun untuk Keselamatan Transportasi
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.54
KRL Makin Sesak, Satu Gerbong Isinya Bisa 480 Orang!
Detik.com · 23 September 2026 pukul 18.45
Pakar Asing Puji Prabowonomic hingga Transformasi Danantara
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 11.15