Bandara Soekarno-Hatta Layani 25,9 Juta Penumpang, Tersibuk Kedua di Asia Tenggara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318093/original/067257000_1786086585-email-attachment_2026_08_07_pramita-tristiawati_ada-259-juta-penumpang-bandara-soekarno-hatta-jadi-tersibuk-kedua-di-asia-tenggara_IMG-20260807-WA0002.jpg)
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menempati peringkat kedua sebagai bandara tersibuk di Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026. Peringkat ini dihitung dari kapasitas kursi penerbangan terjadwal sebesar 3,32 juta kursi, meningkat 3,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sepanjang semester I 2026, bandara ini melayani 25,9 juta penumpang dengan 177.724 pergerakan pesawat, terdiri dari 17,55 juta penumpang domestik dan 8,35 juta penumpang internasional. Saat ini, 70 maskapai melayani 202 destinasi melalui 130 rute internasional dan 72 rute domestik.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa pencapaian ini mempertegas peran bandara sebagai gerbang utama transportasi udara Indonesia. Namun, ia juga menekankan tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan seiring pertumbuhan trafik.
Mulai 1 Juli 2026, keberangkatan jemaah umrah PPIU dialihkan secara bertahap ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Terminal seluas 27.418 meter persegi dilengkapi fasilitas ramah jemaah dan keluarga, dengan fokus pelayanan khusus karena tidak ada penerbangan komersial reguler. Kebijaran ini merujuk pada Surat Edaran Direktorat Jenderat Perhubungan Udara Nomor SE-DJPU 12 Tahun 2026.
Bagikan
Berita terkait
Proyeksikan Bandara IKN Jadi Embarkasi Haji, OIKN: Tunggu Perpres Perubahan Status
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 23.13
Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Nagreg, 1 Orang Tewas
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.40
FOTO: WNA China Selundupkan Emas Disembunyikan di Kemaluan dan Dubur
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.40
Kecelakaan Bus Rombongan Umrah di Nagreg Bandung, Satu Jemaah Tewas
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.18