Banyak Pihak Beda Kepentingan dengan Prabowo? Anies: Presiden Bisa Mematikan atau Menghidupkan Faksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan calon presiden Anies Baswedan menyatakan bahwa keberadaan faksi-faksi di sekitar kekuasaan sangat bergantung pada kepemimpinan seorang presiden. Dalam perbincangan di kanal NOTASLIMBOY TV pada 12 Agustus 2026, ia menjelaskan bahwa faksi hanya dapat bertahan jika mendapatkan akses dan ruang dari pemimpin tertinggi. "Di dalam leadership, yang menghidupkan faksi-faksi, yang mematikan faksi-faksi itu siapa? Ya pemimpinnya sendiri," ujar Anies. Menurutnya, ketika akses ditutup oleh pimpinan, kelompok tersebut kehilangan ruang untuk bergerak dan beroperasi. Anies mengakui bahwa keberadaan kelompok dengan kepentingan berbeda dalam pemerintahan adalah hal yang wajar. Namun, ia menekankan pentingnya nilai sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan. Negara yang besar dan kompleks, katanya, membutuhkan kepemimpinan dengan pedoman jelas mengenai tindakan yang dapat dilakukan oleh aparat dan pejabat di bawahnya. Nilai-nilai tersebut meliputi keadilan dalam pengambilan keputusan, ketaatan terhadap proses dan instrumen hukum, serta transparansi dalam pengelolaan ruang publik dan tata negara. Anies menilai presiden harus memastikan prinsip-prinsip tersebut menjadi pegangan bersama, bukan sekadar pernyataan. Ia juga mengingatkan bahwa tanpa batasan nilai yang jelas, para bawahan cenderung berperilaku secara transaksional. Garis panduan tegas dari pucuk pimpinan, seperti prinsip bahwa penegakan hukum tidak boleh dinegosiasikan, dapat membatasi ruang gerak bawahannya dan mencegah kepentingan kelompok mengambil alih kepentingan pemerintahan.
Bagikan
Berita terkait
DPR Sentil Vale dan Perusahaan Tambang, CSR Dinilai Tak Sinkron dengan Kebutuhan Daerah
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 15.29
Kepala BGN: 'Yang Tidak Mau Repot, Tidak Modal di Program MB, Kami Amputasi Semua!'
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 15.23
Bedah APBN 2027 Rp 4.106 Triliun, dari Bansos hingga Pendidikan
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 15.15
Presdir dan Direktur HERO Kompak Mundur Mendadak, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 15.07