Banyuwangi Dapat Bantuan Armada Sampah dari UEA, Layani 75 Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329535/original/059179600_1787284417-1001018872.jpg)
Kabupaten Banyuwangi mendapat bantuan armada pengelolaan sampah dari Uni Emirat Arab (UEA) berupa 21 roda tiga, 12 pickup, 2 truk armroll, dan 5 kontainer armroll. Penyerahan dilakukan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan ke Pemkab Banyuwangi di TPS3R Balak. Bantuan ini mendukung program Banyuwangi Hijau yang saat ini menjangkau 75 desa dengan pengolahan sampah harian mencapai 100 ton. Sampah di Songgon terdiri 70% organik dan 30% anorganik, hasil olahan RDF diproduk dengan rasio 3:1 untuk pasokan bahan bakar industri. Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi menargetkan penyelesaian layanan sampah penuh pada 2027. PT Solusi Bangun Indonesia sebagai off-taker RDF telah bekerjasama sejak November 2025 dengan pasokan rata-rata 20 ton per kirim untuk dimusnahkan di pabrik semen.
Bagikan
Berita terkait
Mahasiswa Didorong Perkuat Pengelolaan Sampah di Kampus
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.00
Lamongan Tambah Unit RDF untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.02
TPS Liar Cilincing Disorot, Pengelolaan Sampah Berbasis RDF Jadi Perhatian
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.50
Zulhas Dorong Program Banyuwangi Hijau Jadi Percontohan Nasional
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.23