Zulhas Dorong Program Banyuwangi Hijau Jadi Percontohan Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi TPS 3R Balak di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, pada Kamis (20/8) untuk mendukung Program Banyuwangi Hijau sebagai percontohan pengelolaan sampah nasional. Program ini telah berjalan sejak 2018 melalui kolaborasi Project STOP, dengan dukungan dari Austria, Norwegia, hingga United Arab Emirates (UAE). Pada fase ketiga tahun 2024, pendanaan UAE digunakan untuk memperkuat sistem dari hulu hingga hilir, termasuk edukasi, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah.
Dukungan infrastruktur ditandai dengan penyerahan 44 kendaraan, meliputi 21 tricycle, 16 pick-up, 2 armroll truck, dan 5 container truck. Kendaraan ini akan mendukung pengumpulan dan pengangkutan sampah dari rumah warga ke fasilitas pengolahan. TPST Balak yang dibangun mampu memproses hingga 80 ton sampah per hari. Model Banyuwangi Hijau menekankan pengelolaan berbasis komunitas, cocok untuk daerah dengan timbulan sampah kecil hingga menengah.
Pemerintah juga mendorong solusi skala besar untuk wilayah perkotaan dengan timbulan di atas 1.000 ton per hari, seperti Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Target Banyuwangi mencapai cakupan layanan persampahan 100 persen pada 2028, dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk Systemiq Lestari Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.54
Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
PLN EPI Olah 561 Kg Sampah Organik per Bulan di Gunungkidul
Berita terkait
Setelah Waste-to-Energy, Pemerintah Kembangkan Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi 'DWM'
JawaPos · 28 September 2026 pukul 15.00
Chandra Asri & Lintas Sektor Perluas Cakupan KOLASE hingga 120 Sekolah
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.41
Danone Indonesia Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular dari Hulu ke Hilir
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 08.56
Praktisi Lingkungan Sebut Pengelolaan Sampah Butuh Solusi Terintegrasi
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 19.00