Bapanas Ungkap Alasan Harga Beras Terus Naik Meski Stok Melimpah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa kenaikan harga beras di sejumlah daerah terjadi akibat lambatnya distribusi ke pasar tradisional, meskipun stok cadangan beras di Perum Bulog mencukupi. Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dinilai terlalu terpusat di Rumah Pangan Kita (RPK) dan kurang masif di pasar umum. Oleh karena itu, Bapanas mendesak Bulog segera mempercepat distribusi SPHP dan penyaluran bantuan pangan, dengan jaminan bahwa seluruh ongkos logistik akan diganti penuh oleh pemerintah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga minggu kedua Agustus 2026, harga rata-rata beras medium nasional naik 0,23 persen menjadi Rp14.515 per kilogram, sementara beras premium naik 0,20 persen menjadi Rp16.363 per kilogram dibandingkan bulan sebelumnya. Selain kendala distribusi, BPS mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi fenomena El Nino dan kekeringan pada periode September hingga Desember 2026 yang berisiko menekan pasokan dan memicu kembali lonjakan inflasi beras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 10.25
Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Penjelasan Bapanas
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.50
Harga Beras Naik-Makin Menular di Daerah, Pemerintah Bisa Apa?
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.00
Stok Beras untuk Korban Gempa NTT Cukup Hingga Satu Tahun
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.41
Kepala Bapanas dan Dirut BULOG Cek Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores
Berita terkait
Sidak ke Pasar, Bos Bulog Temukan Harga Beras Premium Naik
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.00
Harga Beras Mulai Naik Hari Ini 26 Agustus 2026
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.00
Bulog Klaim 60 Ribu Ton Beras Premium Digelontorkan ke Indomaret Cs
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 08.30
Bulog Siapkan 1 Juta Ton Penambahan Beras SPHP, Termasuk Suplai ke Kopdes
kumparan · 29 September 2026 pukul 19.32