Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Penjelasan Bapanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga beras di Indonesia masih mengalami kenaikan meski stok beras yang dikuasai Perum Bulog relatif melimpah. Data BPS menunjukkan rata-rata harga beras medium mencapai Rp14.515 per kg pada minggu kedua Agustus 2026, naik 0,23 persen dibandingkan Juli. Harga beras premium juga naik 0,20 persen, mencapai Rp16.363 per kg. Pertanyaan muncul mengapa harga belum turun meski ketersediaan aman.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa ketersediaan stok tidak cukup, tetapi kecepatan dan ketepatan distribusi ke pasar menjadi kunci menekan harga. Deputi Bapanas I Gusti Ketut Astawa meminta Bulog mempercepat dan memperluas penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung ke pasar, bukan hanya ke Rumah Pangan Kita (RPK).
Pemerintah juga akan mengganti biaya distribusi SPHP yang dikeluarkan Bulog, termasuk penggunaan berbagai moda transportasi. Selain itu, pemerintah daerah diminta mengawasi harga beras setiap hari dan berkoordinasi dengan Bulog saat terjadi kenaikan. Dua bentuk intervensi, yaitu SPHP dan bantuan pangan, diharapkan dapat diterapkan tepat waktu untuk mengendalikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Bapanas Ungkap Alasan Harga Beras Terus Naik Meski Stok Melimpah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
Stok Beras NTT 39.000 Ton, Kebutuhan 34.600 Pengungsi 300 Ton per Bulan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.28
Gangguan Produksi Beras Bayangi Sumatra Utara hingga Awal 2027
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.37
Stok Beras NTT 39.000 Ton Dipastikan Cukup buat Penuhi Kebutuhan Korban Gempa
Berita terkait
Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Kata Bapanas
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 10.25
Titiek Soeharto-Bos Bulog Blusukan Cek Beras ke Cipinang, Ini Hasilnya
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.51
Kepala Bapanas: Tidak Ada Ruang Bagi Mafia Beras
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 14.00
Amran: Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras, 102 Tersangka Sudah Diproses
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 13.00