Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Katanya Stok Beras Melimpah, Kok Harganya Mahal? Ini Penjelasan Bapanas

Harga beras di Indonesia masih mengalami kenaikan meski stok beras yang dikuasai Perum Bulog relatif melimpah. Data BPS menunjukkan rata-rata harga beras medium mencapai Rp14.515 per kg pada minggu kedua Agustus 2026, naik 0,23 persen dibandingkan Juli. Harga beras premium juga naik 0,20 persen, mencapai Rp16.363 per kg. Pertanyaan muncul mengapa harga belum turun meski ketersediaan aman.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa ketersediaan stok tidak cukup, tetapi kecepatan dan ketepatan distribusi ke pasar menjadi kunci menekan harga. Deputi Bapanas I Gusti Ketut Astawa meminta Bulog mempercepat dan memperluas penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung ke pasar, bukan hanya ke Rumah Pangan Kita (RPK).

Pemerintah juga akan mengganti biaya distribusi SPHP yang dikeluarkan Bulog, termasuk penggunaan berbagai moda transportasi. Selain itu, pemerintah daerah diminta mengawasi harga beras setiap hari dan berkoordinasi dengan Bulog saat terjadi kenaikan. Dua bentuk intervensi, yaitu SPHP dan bantuan pangan, diharapkan dapat diterapkan tepat waktu untuk mengendalikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di daerah.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait