Batal Jadi Orang Biasa, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyatakan bahwa mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak benar-benar meninggalkan dunia politik setelah masa jabatannya berakhir. Menurut Ade, Jokowi kini kembali memainkan peran penting dalam politik, terutama dengan potensi pengaruhnya di PSI menuju Pemilu 2029. Ia menilai kembalinya Jokowi ke politik bukan hal sepele, dan bahwa keluarganya—termasuk Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep—menjadi sasaran kritik yang intens. Ade menduga serangan terhadap keluarga Jokowi merupakan upaya untuk mendelegitimasi pengaruh politik mereka sebelum menghadapi kontestasi yang lebih besar di masa depan. Dalam tayangan YouTube Rakyat Bersuara, Ade menyampaikan bahwa tujuan akhir isu-isu ini adalah menuju pelaksanaan Pemilu 2029, baik untuk memastikan kemenangan Prabowo-Gibran, mempertahankan posisi Gibran, maupun mengangkat kembali PSI sebagai pemain kunci. Ia juga menyinggung soal sayembara ijazah Gibran yang digagas oleh Denny Indrayana dan Roy Suryo, yang menurutnya mencerminkan adanya kekuatan tertentu di balik penggagasan isu tersebut, meskipun ia enggan menyebut secara eksplisit siapa pihak yang dimaksud.
Bagikan
Berita terkait
Denny Indrayana Getol Cari Ijazah Gibran, Eks Kader PSI: Tujuan Akhirnya...
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.15
Batal Jadi Orang Biasa di Solo, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50
Amien Rais sebut PSI Cuma Partai Kecil yang Mau Gibran Jadi Capres
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 20.02
Soal Ijazah Jokowi, PSI Percayakan pada PDIP
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 23.52