Soal Ijazah Jokowi, PSI Percayakan pada PDIP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka membela Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo terhadap tudingan ijazah palsu. Dedy menilai tudingan tersebut tidak masuk akal mengingat Jokowi pernah mengikuti banyak kontestasi politik resmi, mulai dari kepala daerah hingga presiden, dengan dukungan partai besar seperti PDI Perjuangan. Ia mempertanyarkan logisnya sebuah partai besar bisa mengusung calon tanpa ijazah yang dibutuhkan. Dedy juga menyoroti tidak adanya keberatan dari pihak manapun terhadap dokumen pendidikan Jokowi selama proses pencalonan berlangsung. Menurutnya, polemik ijazah kini lebih banyak dipengaruhi oleh ketidaksukaan terhadap mantan presiden, bukan fakta nyata. Ia meminta masyarakat menilai Jokowi secara objektif berdasarkan rekam jejak konstitusionalnya yang mendapat rating tinggi. Dedy menyindir pihak yang masih memperdebatkan ijazah Jokowi sebagai orang yang belum move on, sementara yang memiliki ijazah asli sudah kembali menjadi warga negara biasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 21.47
Pengacara Jokowi Sebut Praperadilan Jilid II Dokter Tifa Bentuk Ketakutan dan Emotional Contagion
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.08
Posisi Jokowi-Gibran Mengapit Prabowo di HUT Ke-81 RI, Pengamat: Situasional
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.09
Keakraban Jokowi-Prabowo-Gibran di HUT RI Sinyal 2029? Begini Analisis Pengamat
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.21
Kata Parpol-parpol soal Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran
Berita terkait
Guntur Romli Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah, Kok Malah Pamer Kartu Anggota PSI
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 14.24
Ramai Desakan Buka Ijazah, PSI Sebut Jokowi Tak Perlu Penuhi Permintaan Itu
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 07.10
Kenapa Ijazah Anies Tak Pernah Ditelisik Seperti Jokowi? PSI: Karena yang Suka Curiga Ada di Kelompok Kalian
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 09.00
Batal Jadi Orang Biasa, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50