Soal Ijazah Jokowi, PSI Percayakan pada PDIP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka membela Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo terhadap tudingan ijazah palsu. Dedy menilai tudingan tersebut tidak masuk akal mengingat Jokowi pernah mengikuti banyak kontestasi politik resmi, mulai dari kepala daerah hingga presiden, dengan dukungan partai besar seperti PDI Perjuangan. Ia mempertanyarkan logisnya sebuah partai besar bisa mengusung calon tanpa ijazah yang dibutuhkan. Dedy juga menyoroti tidak adanya keberatan dari pihak manapun terhadap dokumen pendidikan Jokowi selama proses pencalonan berlangsung. Menurutnya, polemik ijazah kini lebih banyak dipengaruhi oleh ketidaksukaan terhadap mantan presiden, bukan fakta nyata. Ia meminta masyarakat menilai Jokowi secara objektif berdasarkan rekam jejak konstitusionalnya yang mendapat rating tinggi. Dedy menyindir pihak yang masih memperdebatkan ijazah Jokowi sebagai orang yang belum move on, sementara yang memiliki ijazah asli sudah kembali menjadi warga negara biasa.
Bagikan
Berita terkait
Abaikan Gugatan Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi, PSI Percayakan pada PDIP
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 23.52
PSI jadi 'Sekoci' Gibran, Ini Kemungkinan Dua Skenario Jokowi untuk Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.30
PSI jadi Jokowi Bukti Pintarnya Jokowi, Antisipasi Perebutan Dukungan Menuju Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Gibran Masih jadi Wapres, Jokowi Dinilai Sudah Lampaui SBY dan Megawati
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.30