Bawa Pesan Keras di BRICS, Prabowo Tak Mau Indonesia Didikte Negara Lain
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi menegaskan pentingnya kemandirian Indonesia dalam menentukan kebijakan nasional. Ia menolak didikte negara lain dan menekankan bahwa ketahanan negara harus dibangun dari dalam negeri melalui penyelesaian kebutuhan pangan, energi, dan pendidikan. Prabowo juga meminta perkuat kerja sama energi antar negara BRICS untuk meningkatkan keamanan pasokan dan ketahanan ekonomi. Meskipun baru bergabung BRICS, ia menganggap keanggatan ini sebagai peluang untuk memperkuat posisi negara berkembang dalam menghadapi isu global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 14.24
Prabowo di BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 09.01
Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Lain
Berita terkait
Prabowo Ajak Negara BRICS Kerja Sama Pasok Kebutuhan Energi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.45
Prabowo di KTT BRICS: Negara Harus Tangguh agar Tak Didikte Kekuatan Tertentu
kumparan · 13 September 2026 pukul 01.00
Prabowo Dorong BRICS Perkuat Ketahanan dan Kemandirian
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 21.19
Prabowo: Kita Tak Boleh Lagi Impor Satu Tabung LPG Pun
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 21.10