BCA Digital: QRIS penopang utama volume transaksi digital hingga 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Digital BCA (BCA Digital) mencatat total volume transaksi digital non-transfer sebesar Rp13,13 triliun per Agustus 2026, meningkat 186 persen dibandingkan tiga tahun sebelumnya. QRIS menjadi penopang utama dengan kontribusi 36 persen dari total volume transaksi. Frekuensi transaksi harian QRIS naik 124 persen secara tahunan, didukung variasi QRIS seperti CPM, Tun-Tas, dan Tap. Penggunaan QRIS meningkat 100 persen secara tahunan. E-wallet tumbuh 71 persen yoy, bluPayment naik 56 persen, dan Biller meningkat 44 persen dengan 300 biller tambahan. Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 20 persen yoy, didukung NOC naik 25 persen. 91 persen nasabah blu adalah digital native (56 persen Gen Z, 35 persen Milenial).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 16 September 2026 pukul 19.16
Transaksi Digital BCA Digital Melonjak, Didominasi Gen Z dan Milenial
Berita terkait
Berawal dari Layani Warga Sekitar, Transaksi SpeedCash Juliana Tembus 2.000 Sebulan
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.03
KAI Commuter-PT Bimasakti Multi Sinergi Kembangkan Fitur C-Access Multi Fungsi
JawaPos · 16 September 2026 pukul 18.32
BCA Digital Tingkatkan Layanan Guna Tingkatkan Pertumbuhan DPK
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 17.39
Peredaran Uang Tunai di India Tetap Tinggi Meski Transaksi Digital Terus Tumbuh
kumparan · 16 September 2026 pukul 04.00