BCA Kantongi Laba Rp 29,5 Triliun hingga Juni 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat laba bersih konsolidasian Rp29,5 triliun pada semester I 2026, tumbuh 1,8% year on year (yoy). Kredit yang disalurkan untuk pertama kali menembus Rp1.036 triliun, naik 8% yoy. Pendapatan operasional meningkat 2,2% menjadi Rp55,8 triliun, dengan pendapatan bunga bersih turun 0,6% menjadi Rp42,4 triliun dan pendapatan nonbunga naik 11% menjadi Rp13,2 triliun.
Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) naik 7,9% menjadi Rp1.284 triliun, ditopang pertumbuhan dana murah (CASA) 10,2% menjadi Rp1.082 triliun. Kredit produktif tumbuh 11% menjadi Rp802 triliun, terdiri dari kredit korporasi naik 13,6% menjadi Rp513,4 triliun serta kredit komersial dan UKM naik 6,6% menjadi Rp288,5 triliun.
Penyaluran green financing meningkat 19% menjadi Rp123 triliun. Kualitas aset terjaga dengan rasio loan at risk (LAR) 4,9% dan non-performing loan (NPL) 1,9%. BCA juga menghadirkan inovasi digital seperti pembukaan rekening efek dan pengajuan kartu kredit melalui myBCA, serta pembelian tiket pesawat via tiket.com di aplikasi yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 21.32
Kredit BCA Tembus Rp1.036 triliun
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 22.00
BCA Raup Laba Rp29,5 T Semester I 2026, Kredit Tembus Rp1.036 T
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.35
Superbank Cetak Cuan, tapi Saldo Defisit Laba Masih Tebal
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.45
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026
Berita terkait
Penyaluran Kredit Citibank Indonesia Tumbuh 8,05 Persen Semester I 2026
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 16.58
Kredit BRI Tembus Rp1.446 Triliun, tapi Laba Cuma Naik 6,63%
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 18.29
BCA Bantah Isu Akuisisi Saham BBCA oleh Haji Isam
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 19.40
Laba BRI (BBRI) Tembus Rp31,2 Triliun, Naik 17,5% pada Semester I-2026
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 07.55