BEI Minta Investor Tak Panik Usai Gubernur BI Mundur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta investor tidak panik menyikapi mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Direktur Perdagangan BEI Irvan Susandy menyatakan peristiwa itu bagian dari dinamika ekonomi, sosial, dan politik yang sudah sering dihadapi investor. Ia menambahkan investor pasar modal Indonesia dinilai sudah matang dan lebih hati-hati dalam berinvestasi.
Irvan meyakini pasar modal Indonesia tetap salah satu yang terbaik di kawasan dan akan kembali menguat. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 0,37% ke level 6.162,97. Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelemahan dipengaruhi proses penunjukan gubernur BI definitif pengganti Perry.
Saat ini Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pelaksana jabatan (Pjs) Gubernur BI. Riset MNC Sekuritas mengungkapkan kekhawatiran investor terhadap independensi dan kesinambungan kebijakan moneter pasca pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.13
Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.36
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.25
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 08.55
Simak 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini
Berita terkait
BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen - Perluas Tipe Investor
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.20
Bos OJK Ungkap Bukti Pasar Modal RI Tangguh Masuk Usia 49 Tahun
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.15
IHSG Menguat 2,78% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 14.54
Saham Konglo Ini Jadi Penggerak Selama Sepekan, Ada BYAN, SRAJ, DSSA, hingga BREN
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.42