Belanja 2027 tembus Rp4.000 triliun, Menkeu tegaskan kebijakan APBN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa belanja negara dalam RAPBN 2027 diproyeksikan mencapai Rp4.097,2 triliun, naik 3,9 persen dari tahun sebelumnya. Ini menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia. Belanja tersebut akan dialokasikan untuk meningkatkan kualitas modal manusia melalui program produktivitas, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, serta infrastruktur konektivitas. Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp3.362,2 triliun dan Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun akan diselaras dengan BPI Danantara dan otoritas keuangan lainnya.
Pendapatan negara proyeksi mencapai Rp3.426 triliun, tumbuh 6,8 persen dari outlook 2026, dengan kontribusi pajak Rp2.591,4 triliun dan PNBP Rp517,4 triliun. Rasio pendapatan ke PDB mencapai 12,23 persen. Defisit anggaran ditetapkan pada Rp671,2 triliun atau 2,4 persen dari PDB, yang tetap berada di bawah batas aman sesuai aturan fiskal.
Kebijakan ini bertujuan menjaga kinerja pelayanan publik dan mendukung daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat belanja daerah untuk pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 08.00
Menkeu Suahasil Sebut Belanja Negara 2027 Rp 4.000 Triliun, Pecah Rekor!
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.14
Rencana Belanja Negara 2027 Lebih Dari Rp 4.000 T, Pertama Kali dalam Sejarah
kumparan · 24 September 2026 pukul 05.00
Populer: Danantara Lepas dari APBN; Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 T
Berita terkait
Pemerintah Tambah Belanja Negara Rp 9,1 Triliun, Ternyata untuk Ini
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 15.00
Postur Sementara RAPBN 2027 Disepakati: Pendapatan dan Belanja Naik Rp 9,1 Triliun
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 14.00
Belanja Negara 2027 Meledak ke Rp4.097 Triliun, Ini yang Bakal Dibiayai Pemerintah
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 16.33
Belanja Pemerintah Tembus Rp4.097,2 Triliun di 2027, Buat Apa Saja?
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.44