BEM UI Minta Prabowo Banyak Kerja, Bukan Pidato: Singgung Istilah 'Londo Ireng'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BEM UI mengkritik Presiden Prabowo Subianto agar lebih fokus pada kerja nyata dan mendengarkan aspirasi rakyat daripada sekadar berpidato. Kritik ini mencakup gaya komunikasi pemimpin serta penggunaan istilah kontroversial seperti 'Londo Ireng' dan 'mahasewa' terhadap pers dan mahasiswa.
Mahasiswa menyoroti pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) yang dinilai membebani pemerintah daerah, seperti di Pati yang terpaksa menaikkan pajak. BEM UI mengkhawatirkan anggaran besar untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Patriot Bond, dan berbagai sekolah rakyat akan memperlebar jarak antara pusat dan daerah serta mengingatkan pada pola pemerintahan Orde Baru.
Bagikan
Berita terkait
Sudaryono: Mayoritas Pengkritik Prabowo Adalah Robot, Dikendalikan Oligarki dan Koruptor
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 08.40
Pigai: Saya Disuruh Turun sebagai Menteri Tak Masalah, tapi Pakar Harus Akui Capaian Pemerintah
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.48
Mahfud MD: Kesannya Pak Prabowo Tuh Gak Pernah Mau Dengar Kritik
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.35
BEM UI Fathimah Azzahra Bicara Bangsa, Prabowo Disebut Salah Hitung Bawang
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 18.10