Berlomba Branding Lewat Event Lari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelari di Kota Bogor, seperti Ratih Siubelan (38) dan Nur Alviansyah (26), menjadi bagian dari strategi branding lokal melalui partisipasi dalam event lari. Ratih, yang baru mulai lari pada 2022, kini ikut 10 hingga 15 event per tahun, sebagian sebagai undangan brand karena statusnya sebagai key opinion leader. Alvian, founder komunitas Canda Tawa Runners, mengikuti hampir setiap minggu dan menghabiskan sekitar Rp2 juta untuk pendaftaran event berbayar pada 2026. Kumparan mencatat 172 event lari di Jabodetabek pada 2026, dengan 79 di antaranya menampilkan nama brand atau institusi dalam identitas resminya. Kategori Retail dan F&B mendominasi dengan 18 event, diikuti oleh berbagai merek (17), instansi pemerintah (11), hingga universitas (10). Lokasi favorit adalah kawasan Gelora Bung Karno dan Senayan, yang menjadi venue 34 kali, jauh di atas BSD City (13 kali). Para pelari menilai event berdasarkan sponsor dan lokasi strategis, sambil menilai nilai gengsi dari jersei dan atribut finisher dari brand ternama.
Bagikan
Berita terkait
Detik-detik Duo Begal Rampas HP Warga Berujung Diamuk Massa di Bogor
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.50
Wanita Lansia Meninggal Usai Pingsan Saat Antre Bantuan Beras di Bogo
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.23
Wanita Lansia Meninggal Usai Pingsan Saat Antre Bantuan Beras di Bogor
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.23
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Bogor
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.15