Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bertemu LEGO, Meutya Tekankan Soal Keamanan Anak dalam Layanan Digital

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya keamanan anak sebagai bagian integral dari desain layanan digital sejak awal pengembangan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Senior Director Government and Public Affairs Asia Pacific The LEGO Group, Lizum Mishra, di Jakarta pada Rabu (30/9/2026). Meutya menjelaskan bahwa pemerintah mendorong pengelolaan akses anak ke layanan digital dengan mempertimbangkan persetujuan orang tua, sesuai penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Pendekatan ini bertujuan memastikan orang tua memiliki peran aktif dalam mengatur interaksi anak di ruang digital.

Meutya menegaskan bahwa akses anak ke layanan digital tidak boleh diberikan sembarangan tanpa persetujuan orang tua. Ia juga menekankan pentingnya edukasi orang tua, yang tidak selalu dilakukan melalui informasi langsung, tetapi dapat melalui pengalaman langsung saat mendampingi anak menggunakan layanan digital. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 200 juta jiwa, pendekatan berbasis pengalaman dianggap lebih efektif daripada upaya edukasi masal.

Dalam pertemuan tersebut, Meutya juga menyampaikan dukungan pemerintah terhadap kehadiran LEGO di Indonesia, namun dengan syarat kepatuhan terhadap regulasi pelindungan anak di ruang digital. Penerapan PP TUNAS dianggap penting untuk memastikan layanan digital yang digunakan anak memiliki perlindungan yang memadai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait