Bertemu Petinggi Meta, Meutya Hafid Minta Percepatan Pembatasan Akun Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bertemu dengan pimpinan Meta di New York untuk mendesak percepatan pembatasan akun anak di platform digital. Pertemuan ini dilakukan dengan Vice President & Head of Global Public Policy Meta Kevin J. Martin dan VP & Global Head of Safety Meta Antigone Davis pada 23 September 2026. Pemerintah menekankan pentingnya penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Meutya menyatakan bahwa besarnya pengguna dan pengaruh Meta di Indonesia menuntut tanggung jawab yang lebih besar dalam melindungi anak di ruang digital. Ia meminta kontrol usia yang lebih ketat, desain produk yang aman, penegakan yang konsisten, dan pelaporan berkala yang terukur. Pemerintah juga mencatat bahwa Meta telah mulai menyesuaikan layanan dengan PP TUNAS dan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026. Meta melaporkan telah menonaktifkan 184.000 akun pengguna di bawah 13 tahun selama periode 28 Maret hingga 27 Mei 2026, yang terdiri dari 85.000 akun Instagram dan 99.000 akun Facebook. Meski demikian, pemerintah meminta langkah lanjutan yang lebih terukur, khususnya terkait pembatasan usia di Facebook, Instagram, dan Threads untuk pengguna di bawah 16 tahun dengan target waktu yang konkret. Diskusi juga mencakup penanganan konten yang bertentangan dengan hukum Indonesia seperti judi online, pornografi, ujaran kebencian, dan kabar bohong.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.30
Meutya Desak Meta Percepat Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 09.09
Menkomdigi minta Meta mempercepat penonaktifan akun anak
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Menteri Meutya Ketemu CEO Roblox di Amerika, Minta Buka Kantor di RI
Berita terkait
Menkomdigi Temui CEO Roblox di Silicon Valley, Minta Patuhi PP Tunas
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45
Menkomdigi Meutya Hafid Bertemu Bos Roblox, Minta Perlindungan Anak Diperketat
JawaPos · 22 September 2026 pukul 19.00
Komdigi Rilis 22 Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Ada YouTube hingga X
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.29
WeTV, Lazada, & Blibli Masuk Radar, Disebut Platform Berisiko Tinggi bagi Anak, Waspada
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 00.08