Bertindak sebelum biaya iklim meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perubahan iklim semakin memengaruhi biaya dan daya saing ekonomi, sehingga tidak lagi bisa dianggap sekadar isu lingkungan. Laporan UNEP menunjukkan setiap 1 dolar AS investasi untuk penanganan iklim dan polusi udara dapat menghasilkan sekitar 15 dolar AS manfaat ekonomi, termasuk penghematan kesehatan, peningkatan produktivitas, dan penghindaran kerusakan iklim. Manfaat ini diproyeksikan mencapai 2,8% PDB global pada 2035, 4,5% pada 2050, dan 11,4% pada 2100. Di Indonesia, risiko iklim sudah terlihat nyata, seperti kekeringan ekstrem di Nusa Tenggara Barat yang berdampak pada sektor pertanian dan rantai pasok. Proyeksi Kementerian PPN/Bappenas memperkirakan kerugian ekonomi akibat iklim akan naik empat kali lipat, dari Rp469 triliun pada 2025 menjadi Rp2.005 triliun pada 2029. Untuk menghadapi hal ini, pemerintah mendorong strategi investasi hijau, termasuk pengembangan pasar karbon dan instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang diproyeksikan dapat mendorong investasi hingga 5,8 miliar dolar AS dan mengurangi emisi hingga 570 juta ton CO2. Integrasi platform AKSARA dengan climate budget tagging juga dilakukan untuk memantau belanja iklim secara transparan. Menurut laporan, menunda investasi rendah karbon justru berarti memindahkan biaya yang lebih besar ke masa depan melalui kerusakan aset dan kehilangan produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 12.57
Bitcoin Turun ke Rp1,38 Miliar, Reli 21% Mulai Kehabisan Tenaga?
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 09.34
IHSG Naik 14,39 Poin ke Level 6.700,84, Didorong 299 Saham
kumparan · 9 September 2026 pukul 07.01
IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.780, Simak Rekomendasi Saham Ini
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.15
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Hari Ini
Berita terkait
IHSG ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa Asia
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.38
Ekonomi Tumbuh tapi Masyarakat Masih Kekurangan, Purbaya: Kita Sudah Enggak Hidup di Surga
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 16.30
IHSG Ditutup Menguat 1,01% ke Level 6.686, Nilai Transaksi Tembus Rp15,57 Triliun
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.23
Mendagri Tito Dorong Ekonomi Tumbuh Dua Digit agar RI Keluar dari Middle Income Trap
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.13