BGN Ancam Putus Kerja Sama Yayasan MBG yang Cuma Minta Setoran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam memutus kerja sama dengan yayasan yang hanya meminta setoran tanpa andil dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Sudaryono menyatakan beberapa yayasan meminta setoran Rp1.500-Rp2.000 per porsi kepada mitra meski tidak terlibat dalam penyelenggaraan program, yang berdampak pada kualitas makanan penerima manfaat. BGN sedang melakukan pembenahan tata kelola melalui pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan mitra dan SPPG, serta mengubah skema insentif dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi. Pihak ini juga memperjelas jam kerja kepala dapur dan menyediakan kanal aduan untuk mencegah konflik antara mitra dan yayasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.59
Insentif Dapur MBG Jadi Rp 2.000/ Porsi, Bos BGN: Tidak Untung Gede-gedean!
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 18.02
BGN resmi luncurkan 13 SPPG guna dukung pelaksanaan MBG di Papua
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 13.06
Dapur MBG Bertambah, Kini Jadi 27.022
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 05.40
Sudaryono Izinkan Dapur Mitra Ganti Yayasan Demi Optimalkan MBG
Berita terkait
Bos BGN Minta Mitra SPPG Ganti Yayasan usai Dipungut Setoran Omprengan
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 12.33
Kepala BGN Perintahkan Korcam Sidak Dapur MBG Tiap Hari
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 17.10
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra Dapur MBG
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 16.18
BGN Buka Ruang bagi Mitra Ganti Yayasan yang Dinilai Tak Berkontribusi Hingga Minta Setoran
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 11.00