Bos BGN Minta Mitra SPPG Ganti Yayasan usai Dipungut Setoran Omprengan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) membuka kesempatan bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengganti yayasan pembanding jika dirugikan oleh kewajiban setoran uang per ompreng. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan hal ini melalui Instagram pribadinya pada Jumat (2/10). Praktik tersebut muncul dari kepemimpinan sebelumnya yang menciptakan yayasan tanpa modal, lalu memberi titik untuk membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memaksa mitra menyetorkan omprengan. Yayasan tidak memberikan kontribusi operasional, sehingga menimbulkan konflik dengan mitra yang merasa dirugikan. Mitra yang ingin mengganti yayasan dapat mengajukan permohonan melalui dua portal resmi BGN, dilengkapi bukti kerugian. Tujuannya adalah memastikan anggaran MBG dialokasikan untuk makanan berkualitas dan gizi optimal, serta mengurangi beban setoran yang tidak perlu. Proses penggantian yayasan diatur agar seluruh anggaran dapat dikonversi langsung ke menu makanan tanpa mengorbankan kualitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 18.02
BGN resmi luncurkan 13 SPPG guna dukung pelaksanaan MBG di Papua
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 05.40
Sudaryono Izinkan Dapur Mitra Ganti Yayasan Demi Optimalkan MBG
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 12.42
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Didorong Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 13.06
Dapur MBG Bertambah, Kini Jadi 27.022
Berita terkait
Kepala BGN Ungkap Ada Yayasan Minta Setoran Meski Tak Kelola Dapur SPPG
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 23.31
Bos BGN Minta Pemda Turun Cek Dapur MBG: Kalau Perlu Jam 2, Jam 3 Pagi
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.28
Kepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan pangan
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 11.41
Wamenkeu Juda Ungkap Alasan Insentif SPPG MBG Diubah
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 10.47