BGN Siapkan Marketplace Bahan Baku MBG, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) sedang menyiapkan marketplace khusus untuk pengadaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sistem ini akan menggunakan mekanisme serupa dengan Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) dan diproyeksikan beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026. Marketplace ini bertujuan meningkatkan transparansi transaksi, termasuk pemasok, harga, dan perpajakan, sekaligus memperputar ekonomi di daerah.
Dalam marketplace ini, enam komoditas utama akan ditangani: daging sapi/kerbau, daging ayam, telur, beras, minyak goreng, dan susu. Setiap pemasok harus melalui proses verifikasi melalui asosiasi, sehingga hanya supplier terverifikasi yang dapat diakui. Untuk mendukung ekonomi lokal, sistem juga memprioritaskan pembelian bahan baku dari wilayah setempat, seperti contohnya telur di Mojokerto hanya dibeli dari dalam kabupaten tersebut.
Program MBG tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi positif di tingkat daerah. Dengan mekanisme yang lebih terstruktur dan transparan, diharapkan pengadaan bahan baku MBG dapat berdampak signifikan bagi perekonomian masyarakat setempat.
Bagikan
Berita terkait
BGN Siapkan Marketplace untuk Bahan Baku MBG, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.46
Purbaya Mau Anggaran MBG Dihemat Sehemat-hematnya, Bos BGN Bilang Begini
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 15.30
BGN Setop Belanja Modal di 2027, Pengadaan LED Rp535 M Dibatalkan
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.25
Kemenkeu Turunkan Pegawai ke Daerah, SPPG MBG Bakal Diawasi Bergilir
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.07