BI dan Bank Sentral Timor Leste Jajaki QRIS Antarnegara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357909/original/008736500_1790313095-BI_QRIS.jpeg)
Bank Indonesia (BI) dan Banco Central de Timor-Leste (BCTL) menandatangani Nota Kesepahaman pada Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2026 di Jakarta untuk memperkuat kerja sama sistem pembayaran dan inovasi keuangan digital. Inisiatif utama adalah penjajakan QRIS Antarnegara sebagai konektivitas pembayaran lintas batas antara Indonesia dan Timor-Leste. QRIS di Indonesia mencatat pertumbuhan tahunan 67,2% pada Agustus 2026 dengan 67 juta pengguna, setara 25% populasi. Pergeseran ke ekosistem digital membuat transaksi tunai dalam belanja harian semakin terbatas, terutama di pasar tradisional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.22
Adopsi QRIS Melonjak 93%, OttoPay Tawarkan Pendampingan Bisnis Mitra
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.28
67 Juta Orang Pakai QRIS, Bagaimana Nasib Uang Tunai?
kumparan · 25 September 2026 pukul 19.00
ALTO Gandeng GoPay, BNI, hingga Maybank Perkuat Ekosistem QRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.53
BI-Bank Sentral Timor Leste Sepakat Kerja Sama Perluasan Konektivitas Pembayaran
Berita terkait
ALTO-BCA Digital Tandatangani Kerja Sama Perkuat Pemrosesan Transaksi QRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.09
BI Sebut Penggunaan Uang Tunai Mulai Melambat Imbas Pembayaran Digital
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 21.00
Sebanyak 44,86 Juta Pedagang Pakai QRIS, Kini Verifikasi Transaksi Lebih Cepat
JawaPos · 24 September 2026 pukul 17.45
Gubernur BI: Sekitar seperempat penduduk RI sudah gunakan QRIS
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 16.55