BI Sebut Penggunaan Uang Tunai Mulai Melambat Imbas Pembayaran Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan penggunaan uang tunai di masyarakat mulai melambat seiring meningkatnya adopsi pembayaran digital. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan hal ini terlihat dari peningkatan penggunaan layanan pembayaran digital, khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). "Kalau kita lihat memang masih tumbuh tapi mulai terus melambat," ujar Destry dalam konferensi pers acara FEKDI x IFSE 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Kamis (24/9). Ia menjelaskan bahwa semakin banyak masyarakat yang beralih ke pembayaran digital, sehingga kebutuhan akan uang tunai semakin terbatas. Salah satu indikator kuat pergeseran ini adalah jumlah pengguna QRIS yang telah mencapai 67 juta orang, setara dengan sekitar seperempat dari total penduduk Indonesia. "Kalau kita lihat sekarang penggunaanya sudah 67 juta. Artinya sudah satu per empat dari penduduk Indonesia menggunakan QRIS," katanya. Destry mencatat bahwa masyarakat kini semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital untuk transaksi ritel, seperti belanja di pasar yang semakin banyak menggunakan QRIS dibandingkan uang tunai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.22
Adopsi QRIS Melonjak 93%, OttoPay Tawarkan Pendampingan Bisnis Mitra
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.28
67 Juta Orang Pakai QRIS, Bagaimana Nasib Uang Tunai?
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.53
BI-Bank Sentral Timor Leste Sepakat Kerja Sama Perluasan Konektivitas Pembayaran
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 07.25
67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?
Berita terkait
BI: Pembayaran Digital dan Uang Tunai Saling Melengkapi, Bukan Menggantikan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.14
Gubernur BI: Sekitar seperempat penduduk RI sudah gunakan QRIS
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 16.55
Transaksi QRIS Tumbuh 67%, Penggunanya Seperempat Penduduk Indonesia
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.20
Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 40%, Pengguna QRIS 67 Juta Orang
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 14.10