BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk Segmen Ritel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel sebagai alternatif deferred payment yang efisien dan terintegrasi dengan sistem pembayaran nasional. KKI ini berbeda dari versi sebelumnya untuk segmen pemerintah; yang ditujukan untuk transaksi belanja pemerintah, KKI ritel dapat digunakan masyarakat dan korporasi untuk kebutuhan harian dan usaha. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan KKI memberikan ruang bagi pelaku usaha masuk ekosistem digital. Pada tahap awal, KKI tersedia dalam bentuk kartu digital dan dapat digunakan untuk transaksi QRIS (MPM, CPM, TAP). Di masa depan, akan dikembangkan untuk pembayaran online dan kartu fisik. Tujuh PJP pertama yang menerbitkan KKI ritel meliputi BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, serta BSI untuk skema syariah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.05
Luncurkan Dua Kebijakan Baru, BI Beri Kado di HUT ke-81 RI
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 12.16
BI Kalbar catat transaksi QRIS capai Rp6,5 triliun
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.20
Bank Indonesia Beri Dua Kado Spesial di HUT ke-81 RI
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 10.11
Hadiah Hut RI, BI Perluas MDR QRIS 0% dan Luncurkan Kartu Kredit Indonesia
Berita terkait
Pengguna BRImo Capai 49,7 Juta, Volume Transaksi Rp4.166 T Hingga Juni
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
BI: Pembayaran Digital dan Uang Tunai Saling Melengkapi, Bukan Menggantikan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.14
BI tegaskan digitalisasi bukan sebagai pengganti uang rupiah fisik
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 12.11
QRIS Makin Mendunia, Ini 5 Fakta Menarik yang Perlu Diketahui
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 08.05