Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BI: Penjualan Eceran Balik Positif, Tumbuh 0,7% di Juni 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan Survei Penjualan Eceran (SPE) Juni 2026 menunjukkan kinerja penjualan eceran kembali positif, tumbuh 0,7% secara bulanan (mtm), setelah terkontraksi 1,5% (mtm) pada Mei 2026. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan pada Kelompok Barang Lainnya (6,9% mtm), Suku Cadang dan Aksesori (3,7% mtm), serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya (2,8% mtm), yang sebelumnya masing-masing terkontraksi. Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor tumbuh 3,5% (mtm) dan Makanan, Minuman, dan Tembakau tumbuh 0,1% (mtm). BI menyebut permintaan masyarakat tetap terjaga pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 tercatat 225,0, ditopang penjualan tahunan yang tetap tumbuh pada kelompok suku cadang, perlengkapan rumah tangga, dan barang lainnya.

Untuk Juli 2026, BI memprakirakan penjualan eceran tumbuh 0,9% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya, dengan IPR mencapai 224,4. Peningkatan didorong kenaikan penjualan kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta pertumbuhan positif pada suku cadang dan perlengkapan rumah tangga. Secara bulanan, penjualan Juli 2026 diprakirakan turun 0,3% (mtm) akibat normalisasi permintaan pasca HBKN dan libur sekolah, namun lebih baik dibandingkan Juli 2025 yang turun 4,1% (mtm).

Dari sisi harga, BI mencatat tekanan inflasi diprakirakan menurun pada September 2026, tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 155,2, lebih rendah dari Agustus 2026 yang sebesar 178,0. Sementara IEH Desember 2026 diprakirakan 168,1, lebih tinggi dari November 2026 yang sebesar 167,5.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait