Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sumatera untuk memperkuat sinergi guna menjaga stabilitas daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Tito menekankan bahwa kekompakan antarunsur Forkopimda menjadi kunci penyelesaian persoalan politik, hukum, keamanan, dan pembangunan. Ia menyampaikan hal ini saat memberi arahan pada Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Sumatera di Balairung Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau. Menurutnya, setiap unsur Forkopimda memiliki kekuatan dan kewenangan masing-masing, sehingga perlu koordinasi rutin agar kekuatan tersebut dapat disatukan secara efektif.

Tito mengakui bahwa membangun kekompakan Forkopimda tidak selalu mudah karena perbedaan tugas dan kepentingan masing-masing unsur. Oleh karena itu, ia menyarankan agar Forkopimda menggelar rapat secara berkala, minimal satu hingga dua bulan sekali, serta mengadakan pertemuan informal untuk mempererat hubungan antar pimpinan. Kekompakan ini, katanya, akan berdampak langsung pada efektivitas pemerintahan daerah. Ia juga menekankan pentingnya mengidentifikasi masalah secara spesifik dan mencari solusi bersama, karena setiap daerah memiliki persoalan lokal yang berbeda.

Dalam konteks pembangunan ekonomi, Tito meminta seluruh kepala daerah di Sumatera bersama unsur Forkopimda menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini mencapai 5,29 persen. Ia menyebutkan bahwa Kepulauan Riau dan Lampung merupakan provinsi di Sumatera dengan pertumbuhan ekonomi di atas angka nasional. Untuk provinsi lain, ia meminta meningkatkan koordinasi guna mendorong aktivitas ekonomi, termasuk memastikan efektivitas program dan belanja pemerintah. Selain itu, Tito juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga, terutama komoditas pangan, karena kenaikan harga dapat berdampak pada situasi keamanan dan politik. Ia meminta Forkopimda mendukung upaya pengendalian inflasi dengan langkah konkret sesuai kondisi setempat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait