BI Purwokerto perkuat strategi 4K kendalikan inflasi di Banyumas Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto memperkuat strategi 4K untuk mengendalikan inflasi di wilayah Banyumas Raya, yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Strategi 4K mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Menurut Kepala KPwBI Purwokerto Aswin Gantina, upaya ini dilakukan agar inflasi tetap berada dalam sasaran nasional sebesar 2,5% plus minus 1%. Pada Agustus 2026, inflasi di Purwokerto mencapai 0,39% secara bulanan dan 3,15% secara tahunan, sementara Cilacap mencatatkan inflasi 0,50% bulanan dan 3,08% tahunan. Kenaikan inflasi ini sebagian besar didorong oleh harga daging ayam ras akibat meningkatnya permintaan, serta tekanan dari komoditas hortikultura seperti cabai rawit, buncis, dan kacang panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 September 2026 pukul 19.00
Resmi Dilantik Jadi Gubernur BI, Destry Damayanti Usung Prinsip 3I Plus S
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.55
Destry Akui Dunia Masih Hadapi 'Higher for Longer'
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.55
Beras Jadi Penyumbang Inflasi Agustus 2026, Amran Tunjuk Penyebabnya
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.04
Harga Pangan 2 September 2026: Cabai Merah Keriting Merangkak Naik
Berita terkait
Calon Gubernur BI Tegaskan Inflasi Tak Cuma Tanggung Jawab BI Saja
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.27
Destry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden pada 5 Agustus, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 07.55
RI Deflasi pada Juli 2026, Bos BI Sebut Efek Harga Pangan Merosot
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.41
Harga Pangan 1 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp 55.800 per Kg
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.30