RI Deflasi pada Juli 2026, Bos BI Sebut Efek Harga Pangan Merosot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mengalami deflasi 0,14% secara bulanan (mtm) pada Juli 2026, menurut Gubernur sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Ia menyebut kondisi ini menunjukkan perekonomian dalam negeri terkendali dan tidak overheating. Deflasi dipicu oleh turunnya tekanan harga pangan bergejolak (volatile food) yang mencatat deflasi 1,68% pada Juli, setelah sebelumnya inflasi 0,14%. Destry menilai ini sebagai keberhasilan pemerintah menangani volatile food. Deflasi bulanan membuat inflasi tahunan turun ke 2,88% dari 3,34%, didorong inflasi volatile food yang turun dari sekitar 5% menjadi 2,52%. Sementara inflasi inti tetap stabil di 2,76%, menggambarkan aktivitas ekonomi yang stabil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.49
Jakarta Catatkan Inflasi Terendah Daerah Ke-2 di Pulau Jawa
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.35
BPS: RI Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.12
Harga Cabai Rawit-Perhiasan Emas Turun Bikin RI Deflasi 0,14%
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.17
Deflasi Juli 2026: Pangan Murah, tapi Biaya Sekolah Naik
Berita terkait
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
Kabar Baik! BI Ramal Tekanan Inflasi Mulai Mereda September
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.25
Waspada Akhir Tahun, Harga-Harga Diperkirakan Naik Lagi
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.45
BI: Penjualan Eceran Balik Positif, Tumbuh 0,7% di Juni 2026
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.03