BI Tegaskan Intervensi Spot di Pasar Valas Dilakukan sesuai Dinamika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menegaskan intervensi spot di pasar valas dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dinamika pasar. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G Hutapea, menjelaskan bahwa komposisi intervensi spot sekitar 30 persen merupakan nilai historis dan bukan target. Dengan cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 mencapai USD 146,5 miliar (meningkat dari USD 145,3 miliar pada Juli 2026), BI tetap komitmen menjaga stabilitas melalui berbagai instrumen seperti spot, DNDF, dan NDF. BI juga mendorong penggunaan hedging untuk mengurangi ketergantungan pada transaksi spot cash, sekaligus memperdalam pasar valas domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 14.11
BI menegaskan intervensi spot tetap dilakukan sesuai dinamika pasar
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 17.29
BI kurangi intervensi spot, kini tinggal 30 persen
Berita terkait
Jurus BI Bentengi Rupiah dari Gejolak Dolar AS
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 16.45
Posisi Cadangan Devisa RI Naik Tipis
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 17.48
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.35
BI Waspadai Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Tekanan Capital Outflow
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 13.30