Biaya Marketplace Tekan UMKM, Perlu Cari Ruang Bernapas untuk Jaga Margin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Biaya layanan marketplace yang dikenakan kepada penjual UMKM berada di kisaran 10 hingga 18 persen dari setiap transaksi, belum termasuk biaya promosi atau iklan. Hal ini menjadi tantangan baru bagi UMKM yang semakin bergantung pada pasar digital untuk memperluas jangkauan penjualan. Pada Maret 2026, lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Digitalisasi menjadi salah satu jalan untuk memperluas pasar, dengan sekitar 27 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace pada Januari 2026. Namun, masuk marketplace tidak berarti persoalan penjualan selesai, karena biaya operasional yang meningkat dapat menekan margin keuntungan UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.45
Kadin Indonesia dan Singapura Kerja Sama Bantu UMKM Tembus Pasar ASEAN
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 17.18
Peternak hingga Penjahit Terbentur Akses, Billianus Zoani Perjuangkan Usaha Lokal Mimika
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 13.03
QRIS Diperluas, UMKM di Bali Didorong Beralih ke Transaksi Nontunai
kumparan · 1 September 2026 pukul 14.34
Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha Mendaftar di Pertamina UMK Academy 2026
Berita terkait
Tak Perlu Jago Prompt, Teman AI Bikin Teknologi Lebih Mudah Dipakai UMKM
JawaPos · 2 September 2026 pukul 11.45
Mantap! 4.000 Lebih Pelaku Usaha Daftar Pertamina UMK Academy 2026
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.38
Ribuan UMKM Antusias Ikuti Pertamina UMK Academy untuk Naik Kelas
Detik.com · 1 September 2026 pukul 13.37
Ketika Kota Semakin Pintar, Apakah Warga Semakin Nyaman?
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.00