Biaya Perawatan Penyakit Pernapasan Naik 106%, Prudential Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Biaya perawatan penyakit pernapasan di Indonesia meningkat 106,3%, dari Rp49,9 juta pada 2023 menjadi Rp103 juta pada 2025. Kenaikan ini sejalan dengan tren peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), khususnya di Banten, Lampung, dan Jawa Barat. Studi Prudential plc dan Economist Impact menunjukkan bahwa 90% responden pernah menunda perawatan kesehatan, dengan faktor seperti biaya, kurangnya informasi, dan prioritas keluarga sebagai penghalang utama. WHO mencatat 26,6% masyarakat Indonesia kesulitan membiayai layanan kesehatan pada 2025, sementara pengeluaran out-of-pocket mencapai Rp175 triliun, berisiko menyebabkan 12,8 juta orang jatuh miskin.
Bagikan
Berita terkait
ISPA di Jatim Tembus 211 Ribu Kasus, Dinkes Ungkap Kondisi Terbaru
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 10.45
Tren ISPA di Jakarta Barat Meningkat Sejak Agustus 2026
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.00
Lapas Cianjur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Untuk Cegah Penyakit Menular
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 18.29
Influenza dan ISPA Melonjak dalam Dua Pekan di Kabupaten Bandung
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 02.30