Bila Diasingkan Gerindra, Jamiluddin Ritonga: Ada Potensi Dedi Gabung Anies Pada Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik M. Jamiluddin Ritonga dari Universitas Esa Unggul menyatakan bahwa elektabilitas Dedi Mulyadi yang unggul dari Prabowo Subianto berpotensi memengaruhi dinamika politik internal Gerindra. Menurut Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), elektabilitas Dedi mencapai 35 persen, sementara Prabowo hanya 14,5 persen. Namun, versi Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan Prabowo unggul tipis dengan 23,4 persen dibandingkan Dedi yang mencapai 21,7 persen. Jamiluddin menyoroti bahwa jika Dedi tetap konsisten dan dekat dengan masyarakat, terutama di Jawa Barat, elektabilitasnya semakin kuat dan menjadi ancaman bagi Prabowo. Jika kader Gerindra dengan elektabilitas tinggi seperti Dedi diasingkan atau tidak diberi peran strategis, hal itu dapat memicu perlawanan internal. Dedi yang sebelumnya berasal dari Golkar dan kini di Gerindra, tidak menutup kemungkinan untuk beralih ke partai lain guna mewujudkan ambisi politiknya. Salah satu skenario yang diproyeksikan adalah Dedi bergabung dengan Anies Baswedan untuk bertarung di Pilpres 2029. Jamiluddin menambahkan bahwa kombinasi Dedi dan Anies dianggap kuat karena dapat menarik dukungan dari kalangan religius dan nasionalis. Skenario ini dapat terwujud bila Dedi merasa tidak diperlakukan adil di dalam Gerindra, sehingga ia memilih melakukan perlawanan dengan bergabung ke kubu Anies untuk menghadapi Prabowo pada Pilpres 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.39
Kader & Simpatisan Gerindra Gelar Aksi Damai saat Prabowo Pidato Sidang Tahunan
Berita terkait
Alasan Dedi Mulyadi Belum Mau Tinggalkan Gerindra ke PSI Terungkap, Nama Anies dan Pramono Ikut Disebut
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 10.30
Dedi Mulyadi Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo? Begini Kalkulasi Politik Terbaru
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.25
Meski Elektabilitasnya Tinggi, Dedi Mulyadi Disebut Tak Berani Lawan Prabowo
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 10.30
Meski Elektabilitasnya Tinggi, Dedi Mulyadi Disebut Tak Berani Lawan Prabowo di 2029
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 10.30