Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga Tri Damayanti menjaga tradisi membuat blangkon Jawa tetap hidup di tengah modernisasi. Usaha kerajinan ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga sarana melestarikan budaya lokal yang diturunkan secara turun-temurun. Namun, menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif, Tri kesulitan memperluas jangkauan penjualan dan memastikan keterampilan membuat blangkon tetap bernilai ekonomi.
Sejak menjadi nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada 2023, Tri mendapatkan akses pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Lebih dari sekadar modal, PNM juga memberikan pelatihan dan pendampingan, khususnya dalam hal pemasaran melalui media sosial. Akibatnya, produk blangkon buatan Tri mulai lebih dikenal oleh kalangan luas.
Direktur Utama PNM Kindaris menekankan bahwa pemberdayaan usaha tidak hanya soal memberikan modal, tetapi juga pengetahuan dan kepercayaan diri. Dengan pendekatan pembiayaan dan pemberdayaan yang berdampingan, PNM berupaya membantu nasabahnya, seperti Tri, mengembangkan potensi yang dimiliki agar usaha tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.20
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar
Berita terkait
8 Ide Konten Promosi Produk yang Menarik untuk Bantu UMKM Tingkatkan Penjualan
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.00
Jalur Tunanetra di Gedung Terpadu Pontianak Berupa Stiker, Disdik Minta Maaf
kumparan · 30 September 2026 pukul 12.35
Bersama PNM Mekaar, Blangkon Jawa Tetap 'Hidup' di Tengah Zaman
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 10.41
5 Artis yang Pilih Rahasiakan Wajah Anak, Alyssa Daguise Hampir Kecolongan
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.29