Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos Apindo Sebut Masih Ada Ekspansi Meski Tekanan Global Membayangi

Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2026 mencapai 5,29 persen year-on-year, melambat dari 5,61 persen di kuartal I-2026. Meskipun ada perlambatan, sejumlah industri masih menunjukkan ekspansi, seperti yang terlihat dari PMI Manufaktur S&P per Juli 2026 yang mencapai 50,2 poin. Namun, pertumbuhan ini dianggap relatif rapuh dan perlu dilindungi agar berkelanjutan hingga akhir tahun.

Tekanan global menjadi faktor utama yang memperlambat pertumbuhan, terutama akibat ketegangan di Selat Hormuz yang menyebabkan kenaikan harga energi dan biaya produksi. Konflik ini juga mempengaruhi nilai tukar dan meningkatkan biaya logistik. Selain itu, permintaan ekspor Indonesia ke beberapa negara rekan dagang mengalami penurunan akibat geopolitik dan investigasi perdagangan Amerika Serikat.

Shinta menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan agar dapat kembali meningkat hingga akhir 2026. Ia mengapresiasi capaian pertumbuhan Q2 2026 sebagai langkah positif, namun mengakui bahwa sektor riil masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk cost-push inflation dan penurunan daya beli di pasar ekspor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait