Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Qodari nilai pertumbuhan ekonomi 5,29 persen semakin berkualitas

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II 2026 sudah cukup baik karena kemiskinan dan pengangguran turun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 22,93 juta orang, berkurang sekitar 430 ribu orang dibandingkan September 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 turun menjadi 4,68 persen dibandingkan Februari 2025.

Pertumbuhan ekonomi didukung oleh konsumsi rumah tangga yang naik 5,06 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 6,87 persen. Qodari menyatakan daya beli masyarakat tetap terjaga berkat kebijakan harga BBM bersubsidi dan program prioritas pemerintah. Di sisi investasi, pemerintah mendorong penanaman modal di sektor hilirisasi sumber daya alam serta menyelesaikan hambatan investasi melalui Satuan Tugas Debottlenecking.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah menyiapkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026 senilai Rp26,34 triliun. Paket ini mencakup bantuan pangan untuk sekitar 33,4 juta penerima, insentif transportasi, serta program magang nasional dan pelatihan vokasi. Dalam jangka panjang, pemerintah akan memperkuat sektor produktif melalui hilirisasi industri, infrastruktur, ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sambil menjaga stabilitas makroekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait