Bos Danantara Buka Suara soal Nasib Utang Kereta Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa proses pengalihan utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan sedang berjalan. Rencana ini tetap berlanjut meskipun terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Rosan telah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan baru untuk memastikan program tersebut tidak terhambat.
Skema pengalihan dilakukan melalui pengambilalihan seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), yang memegang 60% saham KCIC. PSBI sendiri terdiri dari PT KAI (58,53%), PT Wijaya Karya (33,36%), PT Jasa Marga (7,08%), dan PTPN I (1,03%). Dirjen Kekayaan Negara, Evita Manthovani, menyatakan bahwa proses pengalihan saham PSBI ke pemerintah saat ini berada dalam tahap finalisasi dengan skema yang telah dibahas secara rinci.
Bagikan
Berita terkait
Rosan Ungkap Nasib Alih Saham BUMN di KCIC Usai Purbaya Dicopot
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.00
Purbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 September
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.00
Danantara Konfirmasi Saham BUMN di KCIC Bakal Dioper ke Purbaya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 05.45
Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.10